Sistem operasi telah berefolusi sejak computer diciptakan
a. Generasi Pertamna 1945 – 1955
Awal perkembangan system komputasi elektronik menggunkan mesin komputasi mekanik.
Manusia mempunyai batasan komputasi, yaitu :
• Kecepatan penghitung manusia terbatas
• Manusia sangat mudah membuat kesalahan
b. Generasi Kedua 1955 – 1965
Komputer masa ini adalah batch processing system yaitu job dikumpulkan dalam satu rangkaian kemudian di eksekusi secara berurutan.
c. Generasi Ketiga 1965 – 1980
Perkembangan system Operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai interaktif sekaligus system computer menjadi :
• Multi User yaitu digunakan banyak orang sekaligus
• Multi Programmer yaitu melayani banyak program sekaligus
d. Generasi keempat
Generasi ini di tandai dengan berkembangnya dan meningkatnya kemampuan computer desktop dan teknolgo jaringan.
Kamis, 05 November 2009
KONSEP SISTEM INFORMASI
PERTEMUAN KEEMPAT
PENGKLASIFIKASIAN SISTEM
Sautu sistem di kalsifikasikan dari beberapa sudut pandang yang berbeda:
1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak dan sistem fisik
Sistem Abstrak ialah sistem yang dapat berupa ide-ide, pemikiran, gagasan, masukan yang berupa positif yang dapat dirasakan keberadaannya namun tidak dapat disentuh secara fisik. Misalnya manusia dengan Tuhan.
Sistem Fisik ialah suatu sistem yang dapat disentuh, didengar, dirasakan secara fisik melalui suatu proses dan biasanya berbentuk objek. MIsalnya Komputer
2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah dan sistem buatan manusia
Sistem Alamiah ialah suatu sistem yang terjadi melalui proses alamiah jauh sebelum manusia itu ada dan tidak dibuat oleh manusia. Misalnya Peredaran planet.
Sistem Buatan Manusia ialah suatu sistem dimana sengaja dibuat atau diciptakan oleh manusia baik dengan penerapan teknologi maupun dengan tidak menggunakan teknologi. Misalnya komputer.
3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu dan sistem tak tentu
Sistem Tertentu ialah suatu sistem dimana dalam proses perancangan suatu sistem tersebut hasilnya dapat di prediksi, dapat diketahui lebih awal serta sudah ditentukan hasilnya tertentu. Misalnya Suatu Program/aplikasi.
Sisten Tak Tentu ialah Suaut sistem yang dalam proses perancangan sistem ini hasilnya sulit di prediksi sulit diketahui, berubah sewaktu-waktu dan sangat tergantung pada proses lingkungan yang ada disekitarnya, sehingga proses yang dihasilkan menjadi tidak pasti dan ragu-ragu. Misalnya Prakiraan cuaca.
4. Sistem diklasifikasikan sebagai Sistem terbuka dan sistem tertutup
Sistem Terbuka ialah suatu sistem yang dalam proses pengolahan data sistem tersebut sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang ada disekitarnya. Manerima input dari luar sehingga sistem ini dalam proses pengembangannya jauh lebih cepat.
Sistem Tertutup ialah Suatu sistem yang dalam proses pengolahan datanya dilakukan sendiri-sendiri tidak dipengaruhi oleh lingkungan disekitarnya tidak menerima input sehingga perkembangan sistem ini cenderung lambat.
PENGKLASIFIKASIAN SISTEM
Sautu sistem di kalsifikasikan dari beberapa sudut pandang yang berbeda:
1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak dan sistem fisik
Sistem Abstrak ialah sistem yang dapat berupa ide-ide, pemikiran, gagasan, masukan yang berupa positif yang dapat dirasakan keberadaannya namun tidak dapat disentuh secara fisik. Misalnya manusia dengan Tuhan.
Sistem Fisik ialah suatu sistem yang dapat disentuh, didengar, dirasakan secara fisik melalui suatu proses dan biasanya berbentuk objek. MIsalnya Komputer
2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah dan sistem buatan manusia
Sistem Alamiah ialah suatu sistem yang terjadi melalui proses alamiah jauh sebelum manusia itu ada dan tidak dibuat oleh manusia. Misalnya Peredaran planet.
Sistem Buatan Manusia ialah suatu sistem dimana sengaja dibuat atau diciptakan oleh manusia baik dengan penerapan teknologi maupun dengan tidak menggunakan teknologi. Misalnya komputer.
3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu dan sistem tak tentu
Sistem Tertentu ialah suatu sistem dimana dalam proses perancangan suatu sistem tersebut hasilnya dapat di prediksi, dapat diketahui lebih awal serta sudah ditentukan hasilnya tertentu. Misalnya Suatu Program/aplikasi.
Sisten Tak Tentu ialah Suaut sistem yang dalam proses perancangan sistem ini hasilnya sulit di prediksi sulit diketahui, berubah sewaktu-waktu dan sangat tergantung pada proses lingkungan yang ada disekitarnya, sehingga proses yang dihasilkan menjadi tidak pasti dan ragu-ragu. Misalnya Prakiraan cuaca.
4. Sistem diklasifikasikan sebagai Sistem terbuka dan sistem tertutup
Sistem Terbuka ialah suatu sistem yang dalam proses pengolahan data sistem tersebut sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang ada disekitarnya. Manerima input dari luar sehingga sistem ini dalam proses pengembangannya jauh lebih cepat.
Sistem Tertutup ialah Suatu sistem yang dalam proses pengolahan datanya dilakukan sendiri-sendiri tidak dipengaruhi oleh lingkungan disekitarnya tidak menerima input sehingga perkembangan sistem ini cenderung lambat.
KONSEP SISTEM INFORMASI
PERTEMUAN KETIGA
SISTEM
Sistem adalah Kumpulan dari bebrapa komponen-komponen, bagian-bagian, unsure-unsur dan objek-objek yang tersusun secara sistematis dan terstruktur dimana diharapkan komponen tersebut dapat saling berhubungan, bekerjasama dalam bentuk suatu kesatuan untuk menjalankan fungsi tersebut.
Tujuan sistem komputer adalah bagaimana data yang tidak bernilai guna diolah/diproses menjadi suatu yang bernilai guna dalam bentuk informasi.
1. Komponen-komponen penyusun sistem komputer
a. Hardware, mencakup alat input, proses dan output
b. Software, mencakup Sistem operasi , aplikasi, utility, bahasa pemograman.
2. Syarat-syarat dari suatu program
a. Sistem dibuat untuk menyelesaikan masalah tertentu.
b. Komponen/elemen dari sistem diharapkan bekerja sesuai dengan fungsi yang ditentukan.
c. Komponen/elemen pembentuk suatu sistem diharapkan dapat saling bekerja sama satu dengan yang lainnya.
d. Unsur dasar dari suatu proses seperti arus informasi, material yang digunakan lebiih penting dari pada elemen pembentuk dari suatu sistem.
e. Sistem dibuat bertujuan organisasi yang ada dapat berjalan secara maksimal.
3. Karateristik sistem
a. Suatu sistem memiliki komponen sistem yang terdiri dari sejumlah elemen-elemen/bagian-bagian yang saling berinteraksi membentuk suatu kesatuan dalam menyelesaikan masalah tertentu.
b. Adanya batasan sistem, merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lain, antara sistem dengan lingkungan laur sistem yang dianggap satu kesatuan.
c. Lingkunagan luar, merupakan daerah terluar dari suatu sistem dan sifatnya dapat menguntungkan atau merugikan sistem tersebut.
d. Interface, merupakan media yang menghubungkan antara satu sistem dengan sistem yang lainnya, antara sistem dengan lingkunangan luar yang dapat berupa penggunaan sumberdaya yang ada pada sistem tersebut.
e. Input, merupakan energy yang dimasukkan kedalam sistem, dibagi atas 2 yaitu :
- Maintenance input : Program/aplikasi
- Signal input : Data
f. Output, hasil pengolahan energi serta diklasifikasikan dalam bentuk informasi.
g. Pengolah sistem, merupakan proses yang mengubah energy yang dimasukkan menjadi sesuatu yang dikeluarkan.
h. Sasaran sistem/tujuan, sehingga bernialai guna serta memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan.
SISTEM
Sistem adalah Kumpulan dari bebrapa komponen-komponen, bagian-bagian, unsure-unsur dan objek-objek yang tersusun secara sistematis dan terstruktur dimana diharapkan komponen tersebut dapat saling berhubungan, bekerjasama dalam bentuk suatu kesatuan untuk menjalankan fungsi tersebut.
Tujuan sistem komputer adalah bagaimana data yang tidak bernilai guna diolah/diproses menjadi suatu yang bernilai guna dalam bentuk informasi.
1. Komponen-komponen penyusun sistem komputer
a. Hardware, mencakup alat input, proses dan output
b. Software, mencakup Sistem operasi , aplikasi, utility, bahasa pemograman.
2. Syarat-syarat dari suatu program
a. Sistem dibuat untuk menyelesaikan masalah tertentu.
b. Komponen/elemen dari sistem diharapkan bekerja sesuai dengan fungsi yang ditentukan.
c. Komponen/elemen pembentuk suatu sistem diharapkan dapat saling bekerja sama satu dengan yang lainnya.
d. Unsur dasar dari suatu proses seperti arus informasi, material yang digunakan lebiih penting dari pada elemen pembentuk dari suatu sistem.
e. Sistem dibuat bertujuan organisasi yang ada dapat berjalan secara maksimal.
3. Karateristik sistem
a. Suatu sistem memiliki komponen sistem yang terdiri dari sejumlah elemen-elemen/bagian-bagian yang saling berinteraksi membentuk suatu kesatuan dalam menyelesaikan masalah tertentu.
b. Adanya batasan sistem, merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lain, antara sistem dengan lingkungan laur sistem yang dianggap satu kesatuan.
c. Lingkunagan luar, merupakan daerah terluar dari suatu sistem dan sifatnya dapat menguntungkan atau merugikan sistem tersebut.
d. Interface, merupakan media yang menghubungkan antara satu sistem dengan sistem yang lainnya, antara sistem dengan lingkunangan luar yang dapat berupa penggunaan sumberdaya yang ada pada sistem tersebut.
e. Input, merupakan energy yang dimasukkan kedalam sistem, dibagi atas 2 yaitu :
- Maintenance input : Program/aplikasi
- Signal input : Data
f. Output, hasil pengolahan energi serta diklasifikasikan dalam bentuk informasi.
g. Pengolah sistem, merupakan proses yang mengubah energy yang dimasukkan menjadi sesuatu yang dikeluarkan.
h. Sasaran sistem/tujuan, sehingga bernialai guna serta memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan.
KONSEP SISTEM INFORMASI
PERTEMUAN KEDUA
PENGKLASIFIKASIAN DATA
Data di klasifikasikan ke dalam 3 kelompok yaitu :
1. Berdasarkan jenis data
a. Data hitung
Data hitung adalah data yang dalam proses pengolahannya bersumber dari proses perhitungan, perbandingan dan logika, Misalnya penjumlahan, perkalian, pembagian, lebih besar, lebih kecil, dll.
b. Data ukur
Data ukur adalah suatu data yang dalam proses pengolahannya bersumber dari suatu ketetapan atau yang telah ditentukan dari suatu variable/ objek tertentu. Misalnya menentukan nilai awal suatu Variabel dalam program (A=100).
2. Berdasarkan sifat data terbagi atas 2 yaitu :
a. Data kuantitatif
Data kuantitatif adalah suatu data dalam proses pengolahan data tersebut bersumber dari data hitung dan data ukur.
b. Data kualitatif
Data kualitatif adalah data yang dalam proses pengolahan data tersebut bersumber dari sifat tertentu atau cirri tertentu dari suatu aktifitas atau kejadian yang berlangsung disekitar kita. Misalnya indeks nilai tukar rupiah, indeks pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
3. Berdasarkan sumber datanya terbagi atas 2 yaitu :
a. Data internal
Data internal adalah data yang dalam proses pengolahan data tersrbut bersumber dari hasil observasi sendiri atau hasil penelitian sendiri di lapangan terhadap kajian-kajian tertentu.
b. Data eksternal
Data eksternal adalah data yang proses pengolahan data tersebut bersumber dari observasi oaring lain atau penelitian orang lain yang kita angkat kembali dengan kajian yang sama. Data ini terbagi atas 2 yaitu :
- Data eksternal primer
Data eksternal primer ialah suatu data dalam proses pengolahannya bersumber secara lisan dan tulisan
- Data eksternal sekunder
Data eksternal sekunder ialah suatu data dalam proses pengolahannya bersumber dari ide-ide, pendapat, masukan, atau kritikan dari orang-orang di sekitar.
Dalam proses pengolahan data berbasis komputer pada umumnya terdapat 2 kegiatan utama :
1. Proses penyimpanan data (data storage process)
Pengumpulan data
Pencarian data
Pemeliharaan data
Data yang disimpan dalam media storage harus berbentuk file. File terbagi atas 2 yaitu :
a. File induk (master file)
File induk ialah suatu file yang dimana data-data yang tersimpan di dalamnya bersifat statis (tetap).
b. File transaksi (transaction file)
File transaksi ialah file yang dalam proses pengolahan data-data didalamnya bersifat dinamis (berubah-ubah) sesuai kejadian hari ini. Misalnya Data tabungan
2. Proses penanganan data (handling process)
Pemeriksaan
Perbadingan
Peringkasan
Penggunaan
PENGKLASIFIKASIAN DATA
Data di klasifikasikan ke dalam 3 kelompok yaitu :
1. Berdasarkan jenis data
a. Data hitung
Data hitung adalah data yang dalam proses pengolahannya bersumber dari proses perhitungan, perbandingan dan logika, Misalnya penjumlahan, perkalian, pembagian, lebih besar, lebih kecil, dll.
b. Data ukur
Data ukur adalah suatu data yang dalam proses pengolahannya bersumber dari suatu ketetapan atau yang telah ditentukan dari suatu variable/ objek tertentu. Misalnya menentukan nilai awal suatu Variabel dalam program (A=100).
2. Berdasarkan sifat data terbagi atas 2 yaitu :
a. Data kuantitatif
Data kuantitatif adalah suatu data dalam proses pengolahan data tersebut bersumber dari data hitung dan data ukur.
b. Data kualitatif
Data kualitatif adalah data yang dalam proses pengolahan data tersebut bersumber dari sifat tertentu atau cirri tertentu dari suatu aktifitas atau kejadian yang berlangsung disekitar kita. Misalnya indeks nilai tukar rupiah, indeks pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
3. Berdasarkan sumber datanya terbagi atas 2 yaitu :
a. Data internal
Data internal adalah data yang dalam proses pengolahan data tersrbut bersumber dari hasil observasi sendiri atau hasil penelitian sendiri di lapangan terhadap kajian-kajian tertentu.
b. Data eksternal
Data eksternal adalah data yang proses pengolahan data tersebut bersumber dari observasi oaring lain atau penelitian orang lain yang kita angkat kembali dengan kajian yang sama. Data ini terbagi atas 2 yaitu :
- Data eksternal primer
Data eksternal primer ialah suatu data dalam proses pengolahannya bersumber secara lisan dan tulisan
- Data eksternal sekunder
Data eksternal sekunder ialah suatu data dalam proses pengolahannya bersumber dari ide-ide, pendapat, masukan, atau kritikan dari orang-orang di sekitar.
Dalam proses pengolahan data berbasis komputer pada umumnya terdapat 2 kegiatan utama :
1. Proses penyimpanan data (data storage process)
Pengumpulan data
Pencarian data
Pemeliharaan data
Data yang disimpan dalam media storage harus berbentuk file. File terbagi atas 2 yaitu :
a. File induk (master file)
File induk ialah suatu file yang dimana data-data yang tersimpan di dalamnya bersifat statis (tetap).
b. File transaksi (transaction file)
File transaksi ialah file yang dalam proses pengolahan data-data didalamnya bersifat dinamis (berubah-ubah) sesuai kejadian hari ini. Misalnya Data tabungan
2. Proses penanganan data (handling process)
Pemeriksaan
Perbadingan
Peringkasan
Penggunaan
KONSEP SISTEM INFORMASI
PERTEMUAN PERTAMA
Materi :
1. Konsep dasar data secara lengkap
2. Konsep dasar program secara lengkap
3. Konsep dasar siklus proses pengolahan data secara langkap baik secara sederhana maupun yang telah dikembangkan.
1. Konsep Dasar Data Secara Lengkap
Data adalah kumpulan kejadian-kejadian atau fakta-fakta yang ada di lapangan atau di sekitar kita yang belum sama sekali tersentuh oleh manusia dimana diharapkan data yang ada dapat memberikan nilai manfaat / guna pad saat data tersebut diproses atau diolah untuk dijadikan bahan informasi, untuk memproses data dibutuhkan 2 model pendekatan antarali :
a. Proses pengolahan data yang dilakukan secara manualisasi, dimana peruses pengolahan data dilakukan secara tertulis pada dokumen atau kertas kerja.
b. Proses pengolahan data yang dikerjakan dengan menggunkan media elektronik, seperti komputer sebagai alat untuk mengolah data yang menjadi informasi.
2. Konsep Dasar Program Secara Lengkap
Program adalah kumpulan instruksi-instruksi, kode-kode, prosedur dan objek yang tersusun secara sistematis dan terstruktur dan berlogika dimana instruksi-instruksi, kode-kode yang telah dibuat diharapkan dapat saling bekerja sama satu sama lain untuk membentuk satu kesatuan.
Tujuan dibuatnya suaru program / aplikasi :
a. Program dibuat dan dikembangkan oleh pihak programmer dan sistem analis bertujuan untuk menjalankan fungsi tertentu suatu peralatan perangkat keras pada sistem komputer.
b. Program dibuat dan dikembangkan oleh pihak programmer dan sistem analis bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada disekitar kita sehingga apa yang menjadi tujuan dapat terpenuhi.
Kesimpulan Fungsi Program :
- Mengendalikan perangkat keras.
- Pengontrol kinerja perangkat keras.
- Media penghubung antara media dan perangkat keras.
- Sebagai pengamanan suatu data.
- Program dibuat berdasarkan suatu masalah.
Bentuk-Bentuk Suatu Data :
1. Data dapat berupa huruf atau kumpulan kalimat (A-Z)
2. Data dapat berupa angkan atau numerik (0-9)
3. Data dapat berupa huruf dan angka
4. Data dapat berupa kumpulan karakter, sombol-simbol.
5. Data dapat berupa suara, sumbernya :
- Suara secara alamiah, misalnya suara burung.
- Suara buatan manusia, misalnya music.
6. Data dapat berupa gambar, terbagi atas :
- Gambar tidak bergerak
- Gambar bergerak
3. Siklus proses pengolahan data
Siklus proses pengolahan data adalah suatu siklus yang dimana suatu proses yang berlangsung didalamnya memiliki saling keterkaitan untuk menjalankan fungsi tertentu dan apabila salah satu bagian terputus maka proses berikut akan terhenti, adapun siklus pengolahan data secara sederhana yaitu :
Input Proses Output
Siklus pengolahan data ya g telah dikembangkan :
Orginition Input Proses Output Distribution
Storage
Organition
Organition dalah suatu tahap dalam proses pengolahan data pada sistem Komputer dimana data yang akan dimasukkan pada sistem komputer terlebih dahulu melalui proses manualisasi dimana proses tersebut :
• Pengumpulan data dilapangan berdasarkan observasi.
• Pengelompokkan data berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.
• Mengurutkan data/ sortir dimana terjadi 2 cara :
- Pengurutan secara ascending (A-Z, kecil ke besar)
- Pengurutan secara descending (Z-A, besar ke kecil)
• Pencatatan data kedalam kertas kerja/ dok.
Input
Input adalah suatu tahap dalam pengolahan data yang telah melalui orginition selanjutnya dimasukkan kedalam sistem komputer menggunakan alat masukan:
• Alat masukan secara langsung, misalnya keyboard.
• Alat masukan secara tidak langsung, misalnya scan
Proses
Proses ialah suatu tahap dalam proses pengolahan data pada sistem komputer, dimana data yang telah dimasukkan dengan menggunakan alat input selanjutnya diolah dalam CPU , Proses yang dapat terjadi : Perhitungan,update data, perbandingan, pengontrolan data, pencarian, keamanan data.
Output
Output adalah Suatu tahap dalam proses pengolahan data pada sistem komputer dimana data yang telah diproses selanjutnya di tampilkan dalam bentuk informasi dengan menggunkan alat keluaran yang terbagi atas :
- Alat keluaran langsung, Misalnya Monitor
- Alat keluaran tidak langsung, Misalnya printer
Distribution
Distribution ialah dimana suatu tahap dimana info yang dihasilkan diperbanyak lalu disebarkan kepada yang membutuhkan, tujuan distribusi ialah :
- Informasi yang dihasilkan dapat diketahui secara umum
- Informasi tidak tertutup
- Informasi dapat dijadikan suatu acuan atau pengambilan keputusan.
Storage
Storage adalah suatu proses dalam pengolahan data pada sistem komputer dimana proses yang terjadi di dalam CPU selanjutnya diirim atau di rekam kedalam media penyimpanan baik secara internal maupun eksternal.
Materi :
1. Konsep dasar data secara lengkap
2. Konsep dasar program secara lengkap
3. Konsep dasar siklus proses pengolahan data secara langkap baik secara sederhana maupun yang telah dikembangkan.
1. Konsep Dasar Data Secara Lengkap
Data adalah kumpulan kejadian-kejadian atau fakta-fakta yang ada di lapangan atau di sekitar kita yang belum sama sekali tersentuh oleh manusia dimana diharapkan data yang ada dapat memberikan nilai manfaat / guna pad saat data tersebut diproses atau diolah untuk dijadikan bahan informasi, untuk memproses data dibutuhkan 2 model pendekatan antarali :
a. Proses pengolahan data yang dilakukan secara manualisasi, dimana peruses pengolahan data dilakukan secara tertulis pada dokumen atau kertas kerja.
b. Proses pengolahan data yang dikerjakan dengan menggunkan media elektronik, seperti komputer sebagai alat untuk mengolah data yang menjadi informasi.
2. Konsep Dasar Program Secara Lengkap
Program adalah kumpulan instruksi-instruksi, kode-kode, prosedur dan objek yang tersusun secara sistematis dan terstruktur dan berlogika dimana instruksi-instruksi, kode-kode yang telah dibuat diharapkan dapat saling bekerja sama satu sama lain untuk membentuk satu kesatuan.
Tujuan dibuatnya suaru program / aplikasi :
a. Program dibuat dan dikembangkan oleh pihak programmer dan sistem analis bertujuan untuk menjalankan fungsi tertentu suatu peralatan perangkat keras pada sistem komputer.
b. Program dibuat dan dikembangkan oleh pihak programmer dan sistem analis bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada disekitar kita sehingga apa yang menjadi tujuan dapat terpenuhi.
Kesimpulan Fungsi Program :
- Mengendalikan perangkat keras.
- Pengontrol kinerja perangkat keras.
- Media penghubung antara media dan perangkat keras.
- Sebagai pengamanan suatu data.
- Program dibuat berdasarkan suatu masalah.
Bentuk-Bentuk Suatu Data :
1. Data dapat berupa huruf atau kumpulan kalimat (A-Z)
2. Data dapat berupa angkan atau numerik (0-9)
3. Data dapat berupa huruf dan angka
4. Data dapat berupa kumpulan karakter, sombol-simbol.
5. Data dapat berupa suara, sumbernya :
- Suara secara alamiah, misalnya suara burung.
- Suara buatan manusia, misalnya music.
6. Data dapat berupa gambar, terbagi atas :
- Gambar tidak bergerak
- Gambar bergerak
3. Siklus proses pengolahan data
Siklus proses pengolahan data adalah suatu siklus yang dimana suatu proses yang berlangsung didalamnya memiliki saling keterkaitan untuk menjalankan fungsi tertentu dan apabila salah satu bagian terputus maka proses berikut akan terhenti, adapun siklus pengolahan data secara sederhana yaitu :
Input Proses Output
Siklus pengolahan data ya g telah dikembangkan :
Orginition Input Proses Output Distribution
Storage
Organition
Organition dalah suatu tahap dalam proses pengolahan data pada sistem Komputer dimana data yang akan dimasukkan pada sistem komputer terlebih dahulu melalui proses manualisasi dimana proses tersebut :
• Pengumpulan data dilapangan berdasarkan observasi.
• Pengelompokkan data berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.
• Mengurutkan data/ sortir dimana terjadi 2 cara :
- Pengurutan secara ascending (A-Z, kecil ke besar)
- Pengurutan secara descending (Z-A, besar ke kecil)
• Pencatatan data kedalam kertas kerja/ dok.
Input
Input adalah suatu tahap dalam pengolahan data yang telah melalui orginition selanjutnya dimasukkan kedalam sistem komputer menggunakan alat masukan:
• Alat masukan secara langsung, misalnya keyboard.
• Alat masukan secara tidak langsung, misalnya scan
Proses
Proses ialah suatu tahap dalam proses pengolahan data pada sistem komputer, dimana data yang telah dimasukkan dengan menggunakan alat input selanjutnya diolah dalam CPU , Proses yang dapat terjadi : Perhitungan,update data, perbandingan, pengontrolan data, pencarian, keamanan data.
Output
Output adalah Suatu tahap dalam proses pengolahan data pada sistem komputer dimana data yang telah diproses selanjutnya di tampilkan dalam bentuk informasi dengan menggunkan alat keluaran yang terbagi atas :
- Alat keluaran langsung, Misalnya Monitor
- Alat keluaran tidak langsung, Misalnya printer
Distribution
Distribution ialah dimana suatu tahap dimana info yang dihasilkan diperbanyak lalu disebarkan kepada yang membutuhkan, tujuan distribusi ialah :
- Informasi yang dihasilkan dapat diketahui secara umum
- Informasi tidak tertutup
- Informasi dapat dijadikan suatu acuan atau pengambilan keputusan.
Storage
Storage adalah suatu proses dalam pengolahan data pada sistem komputer dimana proses yang terjadi di dalam CPU selanjutnya diirim atau di rekam kedalam media penyimpanan baik secara internal maupun eksternal.
Rabu, 21 Oktober 2009
Contoh Aplikasi Sederhana pada CPP
Pemograman Terstruktur C++
a. Mencetak Kata ( K I G E C A )
#include
void main ()
{
char huruf;
for (huruf='K'; huruf>='A'; huruf-=2)
{
cout<< huruf <<" ";
}
return;
}
b. Mencetak Angka
10 8 6
4 2
0
#include
void main ()
{
int a=10;
for (int i=1; i<=6; i++)
{
for (int j=i; j<=3; j++)
{
cout<< a <<" ";
a-=2;
}
cout< }
return;
}
c. Mencetak
0 0 0 1
0 0 2 0
0 3 0 0
4 0 0 0
#include
#include
void main( )
{
int a,b,c;
clrscr ( );
c=4;
{
for(a=1;a<=4;a++)
{
for(b=1;b<=4;b++)
{
if (b==c)
cout< else
cout<<0<<" ";
}
c=c-1;
cout< }
}
}
a. Mencetak Kata ( K I G E C A )
#include
void main ()
{
char huruf;
for (huruf='K'; huruf>='A'; huruf-=2)
{
cout<< huruf <<" ";
}
return;
}
b. Mencetak Angka
10 8 6
4 2
0
#include
void main ()
{
int a=10;
for (int i=1; i<=6; i++)
{
for (int j=i; j<=3; j++)
{
cout<< a <<" ";
a-=2;
}
cout<
return;
}
c. Mencetak
0 0 0 1
0 0 2 0
0 3 0 0
4 0 0 0
#include
#include
void main( )
{
int a,b,c;
clrscr ( );
c=4;
{
for(a=1;a<=4;a++)
{
for(b=1;b<=4;b++)
{
if (b==c)
cout< else
cout<<0<<" ";
}
c=c-1;
cout<
}
}
Program Menghitung Gaji Pegawai pada Pascal
uses crt;
type data=record
gol : string[3];
status : string[7];
j_anak : byte;
ta,ti,gaber,ppn:real;
gapok : longint;
id,nama:string;
end;
var d:array [1..100] of data;
p,a,b,c,e,i,f,j_anak:byte;
status : string;
gol : string[3];
ta,ti,gaber,ppn :real;
gapok : longint;
x,mau:char;
id :string[5];
procedure menu;
begin
writeln(' menu');
writeln('------------------------');
writeln(' 1.input');
writeln(' 2.edit');
writeln(' 3.hapus');
writeln(' 4.cetak');
writeln(' 5.keluar');
writeln('-----------------------');
write (' Masukkan Pilih Memu :');readln(p);
end;
procedure input;
begin
clrscr;
repeat
write('masukkan id anda :');readln(d[i].id);
if pos('1',d[i].id)=3 then
begin
d[i].gol:='1A';
end
else if pos('2',d[i].id)=3 then
begin
d[i].gol:='2B';
end
else
begin
d[i].gol:='3D';
end;
write('masukkan nama : ');readln(d[i].nama);
write('masukkan Status : ');readln(d[i].status);
write('masukkan Jumlah Anak : ');readln(d[i].j_anak);
if d[i].j_anak <= 3 then
begin
d[i].j_anak := d[i].j_anak;
end
else if d[i].j_anak > 3 then
begin
d[i].j_anak := 3;
end;
write('masih mau input [y/t]:');readln(mau);
inc(i)
until mau ='t';
end;
procedure edit;
begin
clrscr;
for a:=0 to i do
writeln(d[a].id ,' ',d[a].nama );
repeat
write('masukkan id :');readln(id);
for a:=0 to i do
begin
if (id=d[a].id) then
begin
d[a].nama:='';
write('masukkan nama:');readln(d[a].nama);
write('masukkan Status:');readln(d[a].status);
write('masukkan Jumlah Anak :');readln(d[a].j_anak);
end;
end;
write('masih mau edit [y/t]:');readln(mau);
until mau ='t';
end;
PROCEDURE hasil;
begin
for e:= 0 to i do
begin
if d[e].gol = '1A' then
begin
d[e].gapok := 750000;
end
else if d[e].gol = '2B' then
begin
d[e].gapok := 1256700;
end
else if d[e].gol = '3D' then
begin
d[e].gapok := 1669200;
end;
d[e].ti:=0.15 * d[e].gapok;
d[e].ta:=0.10 * d[e].gapok ;
d[e].ppn:=0.05 * d[e].gapok;
d[e].gaber:=d[e].gapok+d[e].ti+d[e].ta-d[e].ppn;
end;
inc(e)
end;
procedure hapus;
begin
clrscr;
for b:=0 to i do
writeln(d[b].id ,' ',d[b].nama );
repeat
write('masukkan id :');readln(id);
for b:=0 to i do
begin
if id=d[b].id then
begin
d[b].id:='';
d[b].nama:='';
d[b].gol:='';
d[b].status:='';
d[b].j_anak:=0;
d[b].gapok:=0;
d[b].ti:=0;
d[b].ta:=0;
d[b].ppn:=0;
d[b].gaber:=0;
writeln('data telah di hapus');
end;
end;
write('masih mau hapus [y/t]:');readln(mau);
until mau ='t';
end;
procedure cetak;
begin
for c := 0 to i do
clrscr;
hasil;
writeln('Perusahaan : PT.NAWAR (081158),Tbk. ');
writeln(' Jl.Merdeka No.45 ');
writeln(' Makassar_90245 ');
writeln('Tabel : Data Karyawan ');
writeln(' _____________________________________________________________________________');
writeln('| id | nama |gol| Status|nak| Gapok | T_istri | T_anak | PPn | Gaber |');
writeln('|-----------------------------------------------------------------------------');
for c:=0 to i-1 do
begin
gotoxy(1,8+c) ;writeln('|');
gotoxy(3,8+c);write( d[c].id);
gotoxy(8,8+c);write('|');
gotoxy(10,8+c);write(d[c].nama);
gotoxy(16,8+c);write('|');
gotoxy(18,8+c);write(d[c].gol );
gotoxy(20,8+c);write('|');
gotoxy(22,8+c);write( d[c].status );
gotoxy(28,8+c);write('|');
gotoxy(30,8+c);write( d[c].j_anak );
gotoxy(32,8+c);write('|');
gotoxy(34,8+c);write( d[c].gapok);
gotoxy(41,8+c);write('|');
gotoxy(43,8+c);write( d[c].ti:0:0 );
gotoxy(51,8+c);write('|');
gotoxy(53,8+c);write(d[c].ta:0:0);
gotoxy(61,8+c);write('|');
gotoxy(63,8+c);write(d[c].ppn:0:0);
gotoxy(69,8+c);write('|');
gotoxy(71,8+c);write(d[c].gaber:0:0);
gotoxy(79,8+c);writeln('|');
end;
writeln('|_____________________________________________________________________________|');
writeln
end;
begin
clrscr;
i:=0;
repeat
clrscr;
menu;
if p=1 then
input
else if p=2 then
edit
else if p=3 then
hapus
else if p=4 then
cetak
else
exit;
write('tekan x ke menu :');readln(x);
until x <>'x';
end.
type data=record
gol : string[3];
status : string[7];
j_anak : byte;
ta,ti,gaber,ppn:real;
gapok : longint;
id,nama:string;
end;
var d:array [1..100] of data;
p,a,b,c,e,i,f,j_anak:byte;
status : string;
gol : string[3];
ta,ti,gaber,ppn :real;
gapok : longint;
x,mau:char;
id :string[5];
procedure menu;
begin
writeln(' menu');
writeln('------------------------');
writeln(' 1.input');
writeln(' 2.edit');
writeln(' 3.hapus');
writeln(' 4.cetak');
writeln(' 5.keluar');
writeln('-----------------------');
write (' Masukkan Pilih Memu :');readln(p);
end;
procedure input;
begin
clrscr;
repeat
write('masukkan id anda :');readln(d[i].id);
if pos('1',d[i].id)=3 then
begin
d[i].gol:='1A';
end
else if pos('2',d[i].id)=3 then
begin
d[i].gol:='2B';
end
else
begin
d[i].gol:='3D';
end;
write('masukkan nama : ');readln(d[i].nama);
write('masukkan Status : ');readln(d[i].status);
write('masukkan Jumlah Anak : ');readln(d[i].j_anak);
if d[i].j_anak <= 3 then
begin
d[i].j_anak := d[i].j_anak;
end
else if d[i].j_anak > 3 then
begin
d[i].j_anak := 3;
end;
write('masih mau input [y/t]:');readln(mau);
inc(i)
until mau ='t';
end;
procedure edit;
begin
clrscr;
for a:=0 to i do
writeln(d[a].id ,' ',d[a].nama );
repeat
write('masukkan id :');readln(id);
for a:=0 to i do
begin
if (id=d[a].id) then
begin
d[a].nama:='';
write('masukkan nama:');readln(d[a].nama);
write('masukkan Status:');readln(d[a].status);
write('masukkan Jumlah Anak :');readln(d[a].j_anak);
end;
end;
write('masih mau edit [y/t]:');readln(mau);
until mau ='t';
end;
PROCEDURE hasil;
begin
for e:= 0 to i do
begin
if d[e].gol = '1A' then
begin
d[e].gapok := 750000;
end
else if d[e].gol = '2B' then
begin
d[e].gapok := 1256700;
end
else if d[e].gol = '3D' then
begin
d[e].gapok := 1669200;
end;
d[e].ti:=0.15 * d[e].gapok;
d[e].ta:=0.10 * d[e].gapok ;
d[e].ppn:=0.05 * d[e].gapok;
d[e].gaber:=d[e].gapok+d[e].ti+d[e].ta-d[e].ppn;
end;
inc(e)
end;
procedure hapus;
begin
clrscr;
for b:=0 to i do
writeln(d[b].id ,' ',d[b].nama );
repeat
write('masukkan id :');readln(id);
for b:=0 to i do
begin
if id=d[b].id then
begin
d[b].id:='';
d[b].nama:='';
d[b].gol:='';
d[b].status:='';
d[b].j_anak:=0;
d[b].gapok:=0;
d[b].ti:=0;
d[b].ta:=0;
d[b].ppn:=0;
d[b].gaber:=0;
writeln('data telah di hapus');
end;
end;
write('masih mau hapus [y/t]:');readln(mau);
until mau ='t';
end;
procedure cetak;
begin
for c := 0 to i do
clrscr;
hasil;
writeln('Perusahaan : PT.NAWAR (081158),Tbk. ');
writeln(' Jl.Merdeka No.45 ');
writeln(' Makassar_90245 ');
writeln('Tabel : Data Karyawan ');
writeln(' _____________________________________________________________________________');
writeln('| id | nama |gol| Status|nak| Gapok | T_istri | T_anak | PPn | Gaber |');
writeln('|-----------------------------------------------------------------------------');
for c:=0 to i-1 do
begin
gotoxy(1,8+c) ;writeln('|');
gotoxy(3,8+c);write( d[c].id);
gotoxy(8,8+c);write('|');
gotoxy(10,8+c);write(d[c].nama);
gotoxy(16,8+c);write('|');
gotoxy(18,8+c);write(d[c].gol );
gotoxy(20,8+c);write('|');
gotoxy(22,8+c);write( d[c].status );
gotoxy(28,8+c);write('|');
gotoxy(30,8+c);write( d[c].j_anak );
gotoxy(32,8+c);write('|');
gotoxy(34,8+c);write( d[c].gapok);
gotoxy(41,8+c);write('|');
gotoxy(43,8+c);write( d[c].ti:0:0 );
gotoxy(51,8+c);write('|');
gotoxy(53,8+c);write(d[c].ta:0:0);
gotoxy(61,8+c);write('|');
gotoxy(63,8+c);write(d[c].ppn:0:0);
gotoxy(69,8+c);write('|');
gotoxy(71,8+c);write(d[c].gaber:0:0);
gotoxy(79,8+c);writeln('|');
end;
writeln('|_____________________________________________________________________________|');
writeln
end;
begin
clrscr;
i:=0;
repeat
clrscr;
menu;
if p=1 then
input
else if p=2 then
edit
else if p=3 then
hapus
else if p=4 then
cetak
else
exit;
write('tekan x ke menu :');readln(x);
until x <>'x';
end.
Program menghitung penjualan karcis pada pascal
Uses crt;
Var
Studio, Jumlah : integer;
Total, Harga : longint;
Jf : string[15];
Begin
clrscr;
Write ('Masukan Nomor Studio :');readln(Studio);
Write ('Masukan Jumlah Karcis :');readln(Jumlah);
case Studio of
1 : Begin
Jf:='Titanic';
Harga := 5000;
End;
2 : Begin
Jf:='The Mumy';
Harga := 4000;
End;
3 : Begin
Jf:='Terminator';
Harga := 6000;
end;
end;
Total := Harga * Jumlah;
Writeln('Judul Film Anda :',Jf);
Writeln('Total Harga Karcis Adalah :',Total);
Readln;
End.
Var
Studio, Jumlah : integer;
Total, Harga : longint;
Jf : string[15];
Begin
clrscr;
Write ('Masukan Nomor Studio :');readln(Studio);
Write ('Masukan Jumlah Karcis :');readln(Jumlah);
case Studio of
1 : Begin
Jf:='Titanic';
Harga := 5000;
End;
2 : Begin
Jf:='The Mumy';
Harga := 4000;
End;
3 : Begin
Jf:='Terminator';
Harga := 6000;
end;
end;
Total := Harga * Jumlah;
Writeln('Judul Film Anda :',Jf);
Writeln('Total Harga Karcis Adalah :',Total);
Readln;
End.
Elemen-Elemen Bahasa Pascal
1. Keyword (kata kunci)
Keyword adalah kata-kata yang telah didefinisikan di dalam Kompiler dan telah memiliki arti-arti khusus.
Contoh :
Var , const, begin, end, case, function, procedure, record, dll.
Variabel atau var adalah suatu pengenal yang didefinisikan oleh programmer untuk menyimpan nilai yang dapat diubah yang dibutuhklan dalam program pada saat program sedang berjalan.
Deklarasi Variable adalah :
* Memberikan nama variabel sebagai identitas pengenal
* Menentukan tipe data variabel
Contoh deklarasi variabel: var X : integer;
R : real;
C : char;
T : boolean;
Konstanta atau const adalah pemberian nilai tetap yang tidak dapat diubah selama program sedang berjalan.
Deklarasi Konstanta adalah:
* Memberikan nama konstanta sebagai identitas pengenal
* Menentukan nilai konstanta
Contoh deklarasi konstanta: conts MaxSize = 100; {integer}
ExitC = ‘Q’; {char}
2. Identifier
Identifier adalah nama yang diberikan oleh programmer. Identifier tidak hanya untuk menamai program tetapi juga untuk objek-objek Pascal yang lain, seperti variabel dan konstanta.
Aturan penamaan identifier:
1. Karakter pertama identifier harus berupa huruf
2. Karakter selanjutnya dapat gabungan antara huruf dan angka
3. Tidak berupa reserved word atau kata kunci dalam Pascal
4. Tidak boleh dipisahkan dengan spasi, tidak boleh mengandung tanda ‘-‘ atau ‘&’
3. Tipe Data
Dalam Turbo Pascal dikenal ada beberapa kelompok Tipe data yaitu :
3.1 Tipe data sederhana
Tipe data sederhana dibagi menjadi dua Tipe, yaitu :
a. Tipe Ordinal.
Tipe ordinal sendiri masih dibagi lagi menjadi beberapa tipe, yaitu :
Tipe bilangan bulat.
Sesuai namanya, tipe bilangan bulat digunakan untuk menyimpan bilangan bulat. Macam-macam tipe bilangan bulat yang dimiliki pascal, Misalya :
shortint (-128 sampai 127),
integer (-32.768 sampai 32.767),
longint (-2.147.483.648 sampai 2.147.483.647),
byte (0 sampai 255), word (0 sampai 65.535).
Tipe Boolean
Tipe yang hanya dapat bernilai benar atau salah. Pada Turbo Pascal 7.0 ada empat macam boolean :
Boolean
ByteBool
WordBool
LongBool
Tipe Karakter
Tipe data ini hanya digunakan untuk menyimpan data numeris, tipe karakter dideklarasikan dengan kata kunci char.
Contoh : ‘A’, ‘Z’, ‘$’, ‘1’, ‘9’, dan sebagainya.
Tipe subjangkauan
Tipe data ini memungkinkan untuk mendeklarasikan tipe yang berbeda pada jangkauan tertentu. Pada dasarnya tipe subjangkauan hamper sama dengan tipe bilanga bulat, bedanya kita bebas menentukan jangkauan dari tipe ini.
Contoh :
type
Bulan : 1..12;
Tipe terbilang
Tipe terbilang memungkinkan pemberian nama pada beberapa nilai tertentu. Contoh :
type
tipeHari = (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, sabtu );
b. Tipe riil
Tipe ini merupakan tipe data yang digunakan untuk mempresentasikan bilangan-bilangan riil (Floating point) atau bilangan yang mengandung angka dibelakang koma. Misalnya 12,35. Berikut adalah tipe data yang termasuk ke dalam tipe bilangan riil : Real, Single, Double, Extended, Comp.
3.2 Tipe String
yaitu sekumpulan karakter yang terangkai menjadi satu kata ataupun kalimat.
3.3 Tipe Terstruktur
Dalam tipe terstruktur setiap perubah bisa menyimpan lebih dari sebuah nilai data. Masing-masing nilai data tersebut disebut dengan komponen. Tipe terstruktur karakteristiknya ditentukan berdasar cara penstrukturan dan tipe masing-masing komponen. Jika komponennya juga bertipe terstruktur, tipe terstruktur yang dihasilkan mempunyai lebih dari sebuah tingkat penstrukturan. Tingkat penstrukturan bisa tak terbatas. Ukuran tipe terstruktur dalam Turbo Pascal maksimum 65520 byte.
Array (larik ) adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen yang mempuyai tipe sama.
Contoh :
Var
Nama : array [1..30 ] of string ;
Record
Record merupakan kumpulan elemen data yang dikumpulkan menjadi satu kesatuan dengan tipe data sama ataupun berbeda. Meskipun field tersebut berada dalam satu kesatuan, namun masih dapat di akses secara individual.
Set
Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). Set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika
Contoh: A = { 1, 2, 3, 4, 5 }
Syntax: set of contoh:
type Digits = set of 0..9;
type Day = (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu);
3.4 Tipe Pointer
Pointer adalah variable yang menunjuk lokasi memori tertentu. Pendeklarasian pointer dilakukan dengan cara yang hampir sama dengan pendeklarasia variable biasa, bedanya harus menambahkan tanda ^ di depan tipe pointer.
Contoh :
Var
P1 : ^integer;
P2 : ^double;
3.5 Tipe Objek
Objek adalah kumpulan variabel dan method (fungsi) yang saling berkaitan. Dalam record kita bisa mengumpulkan tipe-tipe variabel yang berlainan.
4. Statement / komentar
Suatu ruang dimana kita dapat menuliskan keterangan tentang penjelas atas sesuatu yang dibuat. Penulisan statemen harus di dalam tanda {..}
5. Operator
Operator dapat di definisikan sebagai sesuatu yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi tertentu.
5.1 Operator Assignment
Operator ini digunakan untuk melakukan pemberian nilai terhadap suatu variabl sehingga operator ini juga sering dikenal dengan operator penugasan. Contoh : A := 12;
5.2 Operator Aritmerika
Operator ini dikatakan sebagai aritmatika karena berisikan perintah penjumlahan, perkalian, pembagian dan penentuan sisa bagi. Operator ini dibagi menjadi beberapa bagian antara lain :
Operasi Aritmetika Biner
Penjumlahan (+), pengurangan(-), Perkalian(*), Pembagian(/, div, mod).
Operasi Aritmetika User / Tunggal
Tanda Bilangan Positif (+), Tanda bilangan negartif (-)
5.3 Operator Logika
Operasi logika digunakan untuk melakukan operasi-oiperasi yang menghasilkan nilai logic (true dan false).
Contoh : Not, and, or dan xor.
5.4 Operator Betwise
Opertor ini merupakan operator yang diugunakan untuk melakukan manipulasi bit pada operand yang bertipe bilangan bulat (integer).
Contoh : and, or, xor,shl dan shr.
5.5 Operator Relasional / Pembanding
Operator relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dia buah nilai atau operand.
Contoh : Samadengan (=), tidak sama dengan (<>), lebih kecil (<), lebih besar (>), lebih kecil atau samadengan (<=) dan lebih besar atau sama dengan (>=).
6. Statemen / Pernyataan
Secara umum statement dapat di definisikan sebagai suatu bagian program yang dapat dieksekusikan.
6.1 Statemen penugasan
Statemen penugasan merupakan proses memberikan atau memasukkan nilai ke dalam suatu variabl.
Contoh : A := 10;
6.2 Statemen Pemilihan
Pernyataan if..else
Pernyataan ini digunakan untuk menguji sebuah kondisi. Bila kondisi yang diuji terpenuhi, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu; dan apabila kondisi yang diuji salah, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan lain.
Pernyataan if..else if
Pernyataan ini digunakan untuk menyelesaikan lebih dari satu kasus
Pernyataan Case
Pernyataan ini digunakan untuk menyederhanakan konstruksi if..else if yang terlalu banyak.
6.3 Statemen Pengulangan
Pernyataan for
Pernyataan ini digunakan bila kita sudah tahu berapa kali kita akan mengulang satu atau beberapa pernyataan.
Pernyataan for bersarang
Pernytaan ini digunakan apabila kita akan mengulang perintah dengan perulangan dengan menggunakan beberapa baris dan kolom dengan kata lain for bertingkat.
Pernyataan while .. do
Pernyataan perulangan ini digunakan bila kita belum tahu pasti berapa banyak kita akan mengulang pernyataan-pernyataan. Kondisi ini akan terus berulang jika pernyataan masih terpenuhi.
Pernyataan repeat .. untile
Pernyataan perulangan ini sebenarnya hamper sama dengan pernyataan pengulangan while, dan biasanya digunakan bila jumlah pengulangan belum dapat ditentukan pada saat program ditulis. Pernyataan akan berulang jika kondisi belum terpenuhi.
7. Prosedur
Prosedur merupakan suartu rutin yang melakukan proses tertentu tanpa adanya pengembalian nilai. Prosedur menyediakan suatu metode pengisolasian bagian program secara terpisah yang dapat dipanggil dari bagian manapun di dalam program.
8. Fungsi
Pada dasarnya fungsi sama dengan sebuah prosedur, perbedaaannya pada fungsi terdapat pengembalian nilai, sehingga pada saat pemanggilan fungsi dapat langsung digunakan untuk mengisikan sebuah ekspresi.
Keyword adalah kata-kata yang telah didefinisikan di dalam Kompiler dan telah memiliki arti-arti khusus.
Contoh :
Var , const, begin, end, case, function, procedure, record, dll.
Variabel atau var adalah suatu pengenal yang didefinisikan oleh programmer untuk menyimpan nilai yang dapat diubah yang dibutuhklan dalam program pada saat program sedang berjalan.
Deklarasi Variable adalah :
* Memberikan nama variabel sebagai identitas pengenal
* Menentukan tipe data variabel
Contoh deklarasi variabel: var X : integer;
R : real;
C : char;
T : boolean;
Konstanta atau const adalah pemberian nilai tetap yang tidak dapat diubah selama program sedang berjalan.
Deklarasi Konstanta adalah:
* Memberikan nama konstanta sebagai identitas pengenal
* Menentukan nilai konstanta
Contoh deklarasi konstanta: conts MaxSize = 100; {integer}
ExitC = ‘Q’; {char}
2. Identifier
Identifier adalah nama yang diberikan oleh programmer. Identifier tidak hanya untuk menamai program tetapi juga untuk objek-objek Pascal yang lain, seperti variabel dan konstanta.
Aturan penamaan identifier:
1. Karakter pertama identifier harus berupa huruf
2. Karakter selanjutnya dapat gabungan antara huruf dan angka
3. Tidak berupa reserved word atau kata kunci dalam Pascal
4. Tidak boleh dipisahkan dengan spasi, tidak boleh mengandung tanda ‘-‘ atau ‘&’
3. Tipe Data
Dalam Turbo Pascal dikenal ada beberapa kelompok Tipe data yaitu :
3.1 Tipe data sederhana
Tipe data sederhana dibagi menjadi dua Tipe, yaitu :
a. Tipe Ordinal.
Tipe ordinal sendiri masih dibagi lagi menjadi beberapa tipe, yaitu :
Tipe bilangan bulat.
Sesuai namanya, tipe bilangan bulat digunakan untuk menyimpan bilangan bulat. Macam-macam tipe bilangan bulat yang dimiliki pascal, Misalya :
shortint (-128 sampai 127),
integer (-32.768 sampai 32.767),
longint (-2.147.483.648 sampai 2.147.483.647),
byte (0 sampai 255), word (0 sampai 65.535).
Tipe Boolean
Tipe yang hanya dapat bernilai benar atau salah. Pada Turbo Pascal 7.0 ada empat macam boolean :
Boolean
ByteBool
WordBool
LongBool
Tipe Karakter
Tipe data ini hanya digunakan untuk menyimpan data numeris, tipe karakter dideklarasikan dengan kata kunci char.
Contoh : ‘A’, ‘Z’, ‘$’, ‘1’, ‘9’, dan sebagainya.
Tipe subjangkauan
Tipe data ini memungkinkan untuk mendeklarasikan tipe yang berbeda pada jangkauan tertentu. Pada dasarnya tipe subjangkauan hamper sama dengan tipe bilanga bulat, bedanya kita bebas menentukan jangkauan dari tipe ini.
Contoh :
type
Bulan : 1..12;
Tipe terbilang
Tipe terbilang memungkinkan pemberian nama pada beberapa nilai tertentu. Contoh :
type
tipeHari = (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, sabtu );
b. Tipe riil
Tipe ini merupakan tipe data yang digunakan untuk mempresentasikan bilangan-bilangan riil (Floating point) atau bilangan yang mengandung angka dibelakang koma. Misalnya 12,35. Berikut adalah tipe data yang termasuk ke dalam tipe bilangan riil : Real, Single, Double, Extended, Comp.
3.2 Tipe String
yaitu sekumpulan karakter yang terangkai menjadi satu kata ataupun kalimat.
3.3 Tipe Terstruktur
Dalam tipe terstruktur setiap perubah bisa menyimpan lebih dari sebuah nilai data. Masing-masing nilai data tersebut disebut dengan komponen. Tipe terstruktur karakteristiknya ditentukan berdasar cara penstrukturan dan tipe masing-masing komponen. Jika komponennya juga bertipe terstruktur, tipe terstruktur yang dihasilkan mempunyai lebih dari sebuah tingkat penstrukturan. Tingkat penstrukturan bisa tak terbatas. Ukuran tipe terstruktur dalam Turbo Pascal maksimum 65520 byte.
Array (larik ) adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen yang mempuyai tipe sama.
Contoh :
Var
Nama : array [1..30 ] of string ;
Record
Record merupakan kumpulan elemen data yang dikumpulkan menjadi satu kesatuan dengan tipe data sama ataupun berbeda. Meskipun field tersebut berada dalam satu kesatuan, namun masih dapat di akses secara individual.
Set
Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). Set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika
Contoh: A = { 1, 2, 3, 4, 5 }
Syntax: set of contoh:
type Digits = set of 0..9;
type Day = (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu);
3.4 Tipe Pointer
Pointer adalah variable yang menunjuk lokasi memori tertentu. Pendeklarasian pointer dilakukan dengan cara yang hampir sama dengan pendeklarasia variable biasa, bedanya harus menambahkan tanda ^ di depan tipe pointer.
Contoh :
Var
P1 : ^integer;
P2 : ^double;
3.5 Tipe Objek
Objek adalah kumpulan variabel dan method (fungsi) yang saling berkaitan. Dalam record kita bisa mengumpulkan tipe-tipe variabel yang berlainan.
4. Statement / komentar
Suatu ruang dimana kita dapat menuliskan keterangan tentang penjelas atas sesuatu yang dibuat. Penulisan statemen harus di dalam tanda {..}
5. Operator
Operator dapat di definisikan sebagai sesuatu yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi tertentu.
5.1 Operator Assignment
Operator ini digunakan untuk melakukan pemberian nilai terhadap suatu variabl sehingga operator ini juga sering dikenal dengan operator penugasan. Contoh : A := 12;
5.2 Operator Aritmerika
Operator ini dikatakan sebagai aritmatika karena berisikan perintah penjumlahan, perkalian, pembagian dan penentuan sisa bagi. Operator ini dibagi menjadi beberapa bagian antara lain :
Operasi Aritmetika Biner
Penjumlahan (+), pengurangan(-), Perkalian(*), Pembagian(/, div, mod).
Operasi Aritmetika User / Tunggal
Tanda Bilangan Positif (+), Tanda bilangan negartif (-)
5.3 Operator Logika
Operasi logika digunakan untuk melakukan operasi-oiperasi yang menghasilkan nilai logic (true dan false).
Contoh : Not, and, or dan xor.
5.4 Operator Betwise
Opertor ini merupakan operator yang diugunakan untuk melakukan manipulasi bit pada operand yang bertipe bilangan bulat (integer).
Contoh : and, or, xor,shl dan shr.
5.5 Operator Relasional / Pembanding
Operator relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dia buah nilai atau operand.
Contoh : Samadengan (=), tidak sama dengan (<>), lebih kecil (<), lebih besar (>), lebih kecil atau samadengan (<=) dan lebih besar atau sama dengan (>=).
6. Statemen / Pernyataan
Secara umum statement dapat di definisikan sebagai suatu bagian program yang dapat dieksekusikan.
6.1 Statemen penugasan
Statemen penugasan merupakan proses memberikan atau memasukkan nilai ke dalam suatu variabl.
Contoh : A := 10;
6.2 Statemen Pemilihan
Pernyataan if..else
Pernyataan ini digunakan untuk menguji sebuah kondisi. Bila kondisi yang diuji terpenuhi, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu; dan apabila kondisi yang diuji salah, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan lain.
Pernyataan if..else if
Pernyataan ini digunakan untuk menyelesaikan lebih dari satu kasus
Pernyataan Case
Pernyataan ini digunakan untuk menyederhanakan konstruksi if..else if yang terlalu banyak.
6.3 Statemen Pengulangan
Pernyataan for
Pernyataan ini digunakan bila kita sudah tahu berapa kali kita akan mengulang satu atau beberapa pernyataan.
Pernyataan for bersarang
Pernytaan ini digunakan apabila kita akan mengulang perintah dengan perulangan dengan menggunakan beberapa baris dan kolom dengan kata lain for bertingkat.
Pernyataan while .. do
Pernyataan perulangan ini digunakan bila kita belum tahu pasti berapa banyak kita akan mengulang pernyataan-pernyataan. Kondisi ini akan terus berulang jika pernyataan masih terpenuhi.
Pernyataan repeat .. untile
Pernyataan perulangan ini sebenarnya hamper sama dengan pernyataan pengulangan while, dan biasanya digunakan bila jumlah pengulangan belum dapat ditentukan pada saat program ditulis. Pernyataan akan berulang jika kondisi belum terpenuhi.
7. Prosedur
Prosedur merupakan suartu rutin yang melakukan proses tertentu tanpa adanya pengembalian nilai. Prosedur menyediakan suatu metode pengisolasian bagian program secara terpisah yang dapat dipanggil dari bagian manapun di dalam program.
8. Fungsi
Pada dasarnya fungsi sama dengan sebuah prosedur, perbedaaannya pada fungsi terdapat pengembalian nilai, sehingga pada saat pemanggilan fungsi dapat langsung digunakan untuk mengisikan sebuah ekspresi.
Kamis, 15 Oktober 2009
Kuasai Kecerdasan Emosi Anda
"Siapapun bisa marah. Marah itu mudah.
Tetapi, marah pada orang yang tepat,
dengan kadar yang sesuai, pada waktu
yang tepat, demi tujuan yang benar, dan
dengan cara yg baik, bukanlah hal mudah."
-- Aristoteles, The Nicomachean Ethics.
Mampu menguasai emosi, seringkali orang
menganggap remeh pada masalah ini.
Padahal, kecerdasan otak saja tidak
cukup menghantarkan seseorang mencapai
kesuksesan.
Justru, pengendalian emosi yang baik
menjadi faktor penting penentu
kesuksesan hidup seseorang.
Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran
mental dari seseorang yang cerdas dalam
menganalisa, merencanakan dan
menyelesaikan masalah, mulai dari yang
ringan hingga kompleks.
Dengan kecerdasan ini, seseorang bisa
memahami, mengenal, dan memilih
kualitas mereka sebagai insan manusia.
Orang yang memiliki kecerdasan emosi
bisa memahami orang lain dengan baik
dan membuat keputusan dengan bijak.
Lebih dari itu, kecerdasan ini terkait
erat dengan bagaimana seseorang dapat
mengaplikasikan apa yang ia pelajari
tentang kebahagiaan, mencintai dan
berinteraksi dengan sesamanya.
Ia pun tahu tujuan hidupnya, dan akan
bertanggung jawab dalam segala hal yang
terjadi dalam hidupnya sebagai bukti
tingginya kecerdasan emosi yang
dimilikinya.
Kecerdasan emosi lebih terfokus pada
pencapaian kesuksesan hidup yang
*tidak tampak*.
Kesuksesan bisa tercapai ketika
seseorang bisa membuat kesepakatan
dengan melibatkan emosi, perasaan dan
interaksi dengan sesamanya.
Terbukti, pencapaian kesuksesan secara
materi tidak menjamin kepuasan hati
seseorang.
Di tahun 1990, Kecerdasan Emosi (yang
juga dikenal dengan sebutan "EQ"),
dikenalkan melalui pasar dunia.
Dinyatakan bahwa kemampuan seseorang
untuk mengatasi dan menggunakan emosi
secara tepat dalam setiap bentuk
interaksi lebih dibutuhkan daripada
kecerdasan otak (IQ) seseorang.
Sekarang, mari kita lihat, bagaimana
emosi bisa mengubah segala keterbatasan
menjadi hal yang luar biasa....
Seorang miliuner kaya di Amerika
Serikat, Donald Trump, adalah contoh
apik dalam hal ini. Di tahun 1980
hingga 1990, Trump dikenal sebagai
pengusaha real estate yang cukup
sukses, dengan kekayaan pribadi yang
diperkirakan sebesar satu miliar US
dollar.
Dua buku berhasil ditulis pada puncak
karirnya, yaitu "The Art of The Deal
dan Surviving at the Top". Namun jalan
yang dilalui Trump tidak selalu
mulus...
Madjid ingat depresi yang melanda dunia
di akhir tahun 1990? Pada saat itu
harga saham properti pun ikut anjlok
dengan drastis. Hingga dalam waktu
semalam, kehidupan Trump menjadi sangat
berkebalikan.
Trump yang sangat tergantung pada
bisnis propertinya ini harus menanggung
hutang sebesar 900 juta US Dollar!
Bahkan Bank Dunia sudah memprediksi
kebangkrutannya.
Beberapa temannya yang mengalami nasib
serupa berpikir bahwa inilah akhir
kehidupan mereka, hingga benar-benar
mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh
diri.
Di sini kecerdasan emosi Trump
benar-benar diuji. Bagaimana tidak,
ketika ia mengharap simpati dari mantan
istrinya, ia justru diminta memberikan
semua harta yang tersisa sebagai ganti
rugi perceraian mereka.
Orang-orang yang dianggap sebagai teman
dekatnya pun pergi meninggalkannya
begitu saja. Alasan yang sangat
mendukung bagi Trump untuk putus asa
dan menyerah pada hidup. Namun itu
tidak dilakukannya.
Trump justru memandang bahwa ini
kesempatan untuk bekerja dan mengubah
keadaan. Meski secara finansial ia
telah kehilangan segalanya, namun ada
"intangible asset" yang tetap
dimilikinya.
Ya, Trump memiliki pengalaman dan
pemahaman bisnis yang kuat, yang jauh
lebih berharga dari semua hartanya yang
pernah ada!
Apa yang terjadi selanjutnya?
Fantastis, enam bulan kemudian Trump
sudah berhasil membuat kesepakatan
terbesar dalam sejarah bisnisnya.
Tiga tahun berikutnya, Trump mampu
mendapat keuntungan sebesar US$3
Milliar. Ia pun berhasil menulis
kembali buku terbarunya yang diberi
judul "The Art of The Comeback".
Dalam bukunya ini Trump bercerita
bagaimana kebangkrutan yang menimpanya
justru menjadikannya lebih bijaksana,
kuat dan fokus daripada sebelumnya.
Bahkan ia berpikir, jika saja musibah
itu tidak terjadi, maka ia tidak akan
pernah tahu teman sejatinya dan tidak
akan menjadikannya lebih kaya dari yang
sebelumnya. Luar biasa bukan? :-)
Kecerdasan Emosi memberikan seseorang
keteguhan untuk bangkit dari kegagalan,
juga mendatangkan kekuatan pada
seseorang untuk berani menghadapi
ketakutan.
Tidak sama halnya seperti kecerdasan
otak atau IQ, kecerdasan emosi hadir
pada setiap org & bisa dikembangkan.
Berikut beberapa tips bagaimana cara
mengasah kecerdasan emosi:
1. Selalu hidup dengan keberanian.
Latihan dan berani mencoba hal-hal baru
akan memberikan beragam pengalaman dan
membuka pikiran dengan berbagai
kemungkinan lain dalam hidup.
2. Selalu bertanggung jawab dalam
segala hal.
Ini akan menjadi jalan untuk bisa
mendapatkan kepercayaan orang lain dan
mengendalikan kita untuk tidak mudah
menyerah. "being accountable is being
dependable"
3. Berani keluar dari zona nyaman.
Mencoba keluar dari zona nyaman akan
membuat kita bisa mengeksplorasi banyak
hal.
4. Mengenali rasa takut dan mencoba
untuk menghadapinya.
Melakukan hal ini akan membangun rasa
percaya diri dan dapat menjadi jaminan
bahwa segala sesuatu pasti ada
solusinya.
5. Bersikap rendah hati.
Mau mengakui kesalahan dalam hidup
justru dapat meningkatkan harga diri
kita.
Tetapi, marah pada orang yang tepat,
dengan kadar yang sesuai, pada waktu
yang tepat, demi tujuan yang benar, dan
dengan cara yg baik, bukanlah hal mudah."
-- Aristoteles, The Nicomachean Ethics.
Mampu menguasai emosi, seringkali orang
menganggap remeh pada masalah ini.
Padahal, kecerdasan otak saja tidak
cukup menghantarkan seseorang mencapai
kesuksesan.
Justru, pengendalian emosi yang baik
menjadi faktor penting penentu
kesuksesan hidup seseorang.
Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran
mental dari seseorang yang cerdas dalam
menganalisa, merencanakan dan
menyelesaikan masalah, mulai dari yang
ringan hingga kompleks.
Dengan kecerdasan ini, seseorang bisa
memahami, mengenal, dan memilih
kualitas mereka sebagai insan manusia.
Orang yang memiliki kecerdasan emosi
bisa memahami orang lain dengan baik
dan membuat keputusan dengan bijak.
Lebih dari itu, kecerdasan ini terkait
erat dengan bagaimana seseorang dapat
mengaplikasikan apa yang ia pelajari
tentang kebahagiaan, mencintai dan
berinteraksi dengan sesamanya.
Ia pun tahu tujuan hidupnya, dan akan
bertanggung jawab dalam segala hal yang
terjadi dalam hidupnya sebagai bukti
tingginya kecerdasan emosi yang
dimilikinya.
Kecerdasan emosi lebih terfokus pada
pencapaian kesuksesan hidup yang
*tidak tampak*.
Kesuksesan bisa tercapai ketika
seseorang bisa membuat kesepakatan
dengan melibatkan emosi, perasaan dan
interaksi dengan sesamanya.
Terbukti, pencapaian kesuksesan secara
materi tidak menjamin kepuasan hati
seseorang.
Di tahun 1990, Kecerdasan Emosi (yang
juga dikenal dengan sebutan "EQ"),
dikenalkan melalui pasar dunia.
Dinyatakan bahwa kemampuan seseorang
untuk mengatasi dan menggunakan emosi
secara tepat dalam setiap bentuk
interaksi lebih dibutuhkan daripada
kecerdasan otak (IQ) seseorang.
Sekarang, mari kita lihat, bagaimana
emosi bisa mengubah segala keterbatasan
menjadi hal yang luar biasa....
Seorang miliuner kaya di Amerika
Serikat, Donald Trump, adalah contoh
apik dalam hal ini. Di tahun 1980
hingga 1990, Trump dikenal sebagai
pengusaha real estate yang cukup
sukses, dengan kekayaan pribadi yang
diperkirakan sebesar satu miliar US
dollar.
Dua buku berhasil ditulis pada puncak
karirnya, yaitu "The Art of The Deal
dan Surviving at the Top". Namun jalan
yang dilalui Trump tidak selalu
mulus...
Madjid ingat depresi yang melanda dunia
di akhir tahun 1990? Pada saat itu
harga saham properti pun ikut anjlok
dengan drastis. Hingga dalam waktu
semalam, kehidupan Trump menjadi sangat
berkebalikan.
Trump yang sangat tergantung pada
bisnis propertinya ini harus menanggung
hutang sebesar 900 juta US Dollar!
Bahkan Bank Dunia sudah memprediksi
kebangkrutannya.
Beberapa temannya yang mengalami nasib
serupa berpikir bahwa inilah akhir
kehidupan mereka, hingga benar-benar
mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh
diri.
Di sini kecerdasan emosi Trump
benar-benar diuji. Bagaimana tidak,
ketika ia mengharap simpati dari mantan
istrinya, ia justru diminta memberikan
semua harta yang tersisa sebagai ganti
rugi perceraian mereka.
Orang-orang yang dianggap sebagai teman
dekatnya pun pergi meninggalkannya
begitu saja. Alasan yang sangat
mendukung bagi Trump untuk putus asa
dan menyerah pada hidup. Namun itu
tidak dilakukannya.
Trump justru memandang bahwa ini
kesempatan untuk bekerja dan mengubah
keadaan. Meski secara finansial ia
telah kehilangan segalanya, namun ada
"intangible asset" yang tetap
dimilikinya.
Ya, Trump memiliki pengalaman dan
pemahaman bisnis yang kuat, yang jauh
lebih berharga dari semua hartanya yang
pernah ada!
Apa yang terjadi selanjutnya?
Fantastis, enam bulan kemudian Trump
sudah berhasil membuat kesepakatan
terbesar dalam sejarah bisnisnya.
Tiga tahun berikutnya, Trump mampu
mendapat keuntungan sebesar US$3
Milliar. Ia pun berhasil menulis
kembali buku terbarunya yang diberi
judul "The Art of The Comeback".
Dalam bukunya ini Trump bercerita
bagaimana kebangkrutan yang menimpanya
justru menjadikannya lebih bijaksana,
kuat dan fokus daripada sebelumnya.
Bahkan ia berpikir, jika saja musibah
itu tidak terjadi, maka ia tidak akan
pernah tahu teman sejatinya dan tidak
akan menjadikannya lebih kaya dari yang
sebelumnya. Luar biasa bukan? :-)
Kecerdasan Emosi memberikan seseorang
keteguhan untuk bangkit dari kegagalan,
juga mendatangkan kekuatan pada
seseorang untuk berani menghadapi
ketakutan.
Tidak sama halnya seperti kecerdasan
otak atau IQ, kecerdasan emosi hadir
pada setiap org & bisa dikembangkan.
Berikut beberapa tips bagaimana cara
mengasah kecerdasan emosi:
1. Selalu hidup dengan keberanian.
Latihan dan berani mencoba hal-hal baru
akan memberikan beragam pengalaman dan
membuka pikiran dengan berbagai
kemungkinan lain dalam hidup.
2. Selalu bertanggung jawab dalam
segala hal.
Ini akan menjadi jalan untuk bisa
mendapatkan kepercayaan orang lain dan
mengendalikan kita untuk tidak mudah
menyerah. "being accountable is being
dependable"
3. Berani keluar dari zona nyaman.
Mencoba keluar dari zona nyaman akan
membuat kita bisa mengeksplorasi banyak
hal.
4. Mengenali rasa takut dan mencoba
untuk menghadapinya.
Melakukan hal ini akan membangun rasa
percaya diri dan dapat menjadi jaminan
bahwa segala sesuatu pasti ada
solusinya.
5. Bersikap rendah hati.
Mau mengakui kesalahan dalam hidup
justru dapat meningkatkan harga diri
kita.
Senin, 12 Oktober 2009
program konversi_suhu;
uses crt;
var
cc :byte; x:char ;
rm,fh :real;
begin
clrscr;
repeat
write('masukkan suhu celcius : ');readln(cc);
if (cc <= 100) then
begin
fh :=9/5*cc+32;
writeln('suhu fahrenheit setelah di konversi : ',fh:0:0);
writeln;
rm :=4/5*cc;
writeln('suhu reamour setelah dikonversi : ',rm:0:0);
end
else
writeln('input lagi');
until x='x';
write('masih mau:');readln(x);
readkey;
end.
var
cc :byte; x:char ;
rm,fh :real;
begin
clrscr;
repeat
write('masukkan suhu celcius : ');readln(cc);
if (cc <= 100) then
begin
fh :=9/5*cc+32;
writeln('suhu fahrenheit setelah di konversi : ',fh:0:0);
writeln;
rm :=4/5*cc;
writeln('suhu reamour setelah dikonversi : ',rm:0:0);
end
else
writeln('input lagi');
until x='x';
write('masih mau:');readln(x);
readkey;
end.
Langganan:
Komentar (Atom)
