Rabu, 21 Oktober 2009

Elemen-Elemen Bahasa Pascal

1. Keyword (kata kunci)
Keyword adalah kata-kata yang telah didefinisikan di dalam Kompiler dan telah memiliki arti-arti khusus.
Contoh :
Var , const, begin, end, case, function, procedure, record, dll.
 Variabel atau var adalah suatu pengenal yang didefinisikan oleh programmer untuk menyimpan nilai yang dapat diubah yang dibutuhklan dalam program pada saat program sedang berjalan.
Deklarasi Variable adalah :
* Memberikan nama variabel sebagai identitas pengenal
* Menentukan tipe data variabel
Contoh deklarasi variabel: var X : integer;
R : real;
C : char;
T : boolean;
 Konstanta atau const adalah pemberian nilai tetap yang tidak dapat diubah selama program sedang berjalan.
Deklarasi Konstanta adalah:
* Memberikan nama konstanta sebagai identitas pengenal
* Menentukan nilai konstanta
Contoh deklarasi konstanta: conts MaxSize = 100; {integer}
ExitC = ‘Q’; {char}

2. Identifier
Identifier adalah nama yang diberikan oleh programmer. Identifier tidak hanya untuk menamai program tetapi juga untuk objek-objek Pascal yang lain, seperti variabel dan konstanta.
Aturan penamaan identifier:
1. Karakter pertama identifier harus berupa huruf
2. Karakter selanjutnya dapat gabungan antara huruf dan angka
3. Tidak berupa reserved word atau kata kunci dalam Pascal
4. Tidak boleh dipisahkan dengan spasi, tidak boleh mengandung tanda ‘-‘ atau ‘&’

3. Tipe Data
Dalam Turbo Pascal dikenal ada beberapa kelompok Tipe data yaitu :
3.1 Tipe data sederhana
Tipe data sederhana dibagi menjadi dua Tipe, yaitu :
a. Tipe Ordinal.
Tipe ordinal sendiri masih dibagi lagi menjadi beberapa tipe, yaitu :
 Tipe bilangan bulat.
Sesuai namanya, tipe bilangan bulat digunakan untuk menyimpan bilangan bulat. Macam-macam tipe bilangan bulat yang dimiliki pascal, Misalya :
 shortint (-128 sampai 127),
 integer (-32.768 sampai 32.767),
 longint (-2.147.483.648 sampai 2.147.483.647),
 byte (0 sampai 255), word (0 sampai 65.535).
 Tipe Boolean
Tipe yang hanya dapat bernilai benar atau salah. Pada Turbo Pascal 7.0 ada empat macam boolean :
 Boolean
 ByteBool
 WordBool
 LongBool
 Tipe Karakter
Tipe data ini hanya digunakan untuk menyimpan data numeris, tipe karakter dideklarasikan dengan kata kunci char.
Contoh : ‘A’, ‘Z’, ‘$’, ‘1’, ‘9’, dan sebagainya.
 Tipe subjangkauan
Tipe data ini memungkinkan untuk mendeklarasikan tipe yang berbeda pada jangkauan tertentu. Pada dasarnya tipe subjangkauan hamper sama dengan tipe bilanga bulat, bedanya kita bebas menentukan jangkauan dari tipe ini.
Contoh :
type
Bulan : 1..12;
 Tipe terbilang
Tipe terbilang memungkinkan pemberian nama pada beberapa nilai tertentu. Contoh :
type
tipeHari = (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, sabtu );
b. Tipe riil
Tipe ini merupakan tipe data yang digunakan untuk mempresentasikan bilangan-bilangan riil (Floating point) atau bilangan yang mengandung angka dibelakang koma. Misalnya 12,35. Berikut adalah tipe data yang termasuk ke dalam tipe bilangan riil : Real, Single, Double, Extended, Comp.

3.2 Tipe String
yaitu sekumpulan karakter yang terangkai menjadi satu kata ataupun kalimat.

3.3 Tipe Terstruktur
Dalam tipe terstruktur setiap perubah bisa menyimpan lebih dari sebuah nilai data. Masing-masing nilai data tersebut disebut dengan komponen. Tipe terstruktur karakteristiknya ditentukan berdasar cara penstrukturan dan tipe masing-masing komponen. Jika komponennya juga bertipe terstruktur, tipe terstruktur yang dihasilkan mempunyai lebih dari sebuah tingkat penstrukturan. Tingkat penstrukturan bisa tak terbatas. Ukuran tipe terstruktur dalam Turbo Pascal maksimum 65520 byte.
 Array (larik ) adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen yang mempuyai tipe sama.
Contoh :
Var
Nama : array [1..30 ] of string ;
 Record
Record merupakan kumpulan elemen data yang dikumpulkan menjadi satu kesatuan dengan tipe data sama ataupun berbeda. Meskipun field tersebut berada dalam satu kesatuan, namun masih dapat di akses secara individual.
 Set
Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). Set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika
Contoh: A = { 1, 2, 3, 4, 5 }
Syntax: set of contoh:
type Digits = set of 0..9;
type Day = (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu);

3.4 Tipe Pointer
Pointer adalah variable yang menunjuk lokasi memori tertentu. Pendeklarasian pointer dilakukan dengan cara yang hampir sama dengan pendeklarasia variable biasa, bedanya harus menambahkan tanda ^ di depan tipe pointer.
Contoh :
Var
P1 : ^integer;
P2 : ^double;
3.5 Tipe Objek
Objek adalah kumpulan variabel dan method (fungsi) yang saling berkaitan. Dalam record kita bisa mengumpulkan tipe-tipe variabel yang berlainan.

4. Statement / komentar
Suatu ruang dimana kita dapat menuliskan keterangan tentang penjelas atas sesuatu yang dibuat. Penulisan statemen harus di dalam tanda {..}

5. Operator
Operator dapat di definisikan sebagai sesuatu yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi tertentu.
5.1 Operator Assignment
Operator ini digunakan untuk melakukan pemberian nilai terhadap suatu variabl sehingga operator ini juga sering dikenal dengan operator penugasan. Contoh : A := 12;
5.2 Operator Aritmerika
Operator ini dikatakan sebagai aritmatika karena berisikan perintah penjumlahan, perkalian, pembagian dan penentuan sisa bagi. Operator ini dibagi menjadi beberapa bagian antara lain :
 Operasi Aritmetika Biner
Penjumlahan (+), pengurangan(-), Perkalian(*), Pembagian(/, div, mod).
 Operasi Aritmetika User / Tunggal
Tanda Bilangan Positif (+), Tanda bilangan negartif (-)
5.3 Operator Logika
Operasi logika digunakan untuk melakukan operasi-oiperasi yang menghasilkan nilai logic (true dan false).
Contoh : Not, and, or dan xor.
5.4 Operator Betwise
Opertor ini merupakan operator yang diugunakan untuk melakukan manipulasi bit pada operand yang bertipe bilangan bulat (integer).
Contoh : and, or, xor,shl dan shr.
5.5 Operator Relasional / Pembanding
Operator relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dia buah nilai atau operand.
Contoh : Samadengan (=), tidak sama dengan (<>), lebih kecil (<), lebih besar (>), lebih kecil atau samadengan (<=) dan lebih besar atau sama dengan (>=).

6. Statemen / Pernyataan
Secara umum statement dapat di definisikan sebagai suatu bagian program yang dapat dieksekusikan.
6.1 Statemen penugasan
Statemen penugasan merupakan proses memberikan atau memasukkan nilai ke dalam suatu variabl.
Contoh : A := 10;
6.2 Statemen Pemilihan
 Pernyataan if..else
Pernyataan ini digunakan untuk menguji sebuah kondisi. Bila kondisi yang diuji terpenuhi, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu; dan apabila kondisi yang diuji salah, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan lain.
 Pernyataan if..else if
Pernyataan ini digunakan untuk menyelesaikan lebih dari satu kasus
 Pernyataan Case
Pernyataan ini digunakan untuk menyederhanakan konstruksi if..else if yang terlalu banyak.
6.3 Statemen Pengulangan
 Pernyataan for
Pernyataan ini digunakan bila kita sudah tahu berapa kali kita akan mengulang satu atau beberapa pernyataan.
 Pernyataan for bersarang
Pernytaan ini digunakan apabila kita akan mengulang perintah dengan perulangan dengan menggunakan beberapa baris dan kolom dengan kata lain for bertingkat.
 Pernyataan while .. do
Pernyataan perulangan ini digunakan bila kita belum tahu pasti berapa banyak kita akan mengulang pernyataan-pernyataan. Kondisi ini akan terus berulang jika pernyataan masih terpenuhi.
 Pernyataan repeat .. untile
Pernyataan perulangan ini sebenarnya hamper sama dengan pernyataan pengulangan while, dan biasanya digunakan bila jumlah pengulangan belum dapat ditentukan pada saat program ditulis. Pernyataan akan berulang jika kondisi belum terpenuhi.


7. Prosedur
Prosedur merupakan suartu rutin yang melakukan proses tertentu tanpa adanya pengembalian nilai. Prosedur menyediakan suatu metode pengisolasian bagian program secara terpisah yang dapat dipanggil dari bagian manapun di dalam program.

8. Fungsi
Pada dasarnya fungsi sama dengan sebuah prosedur, perbedaaannya pada fungsi terdapat pengembalian nilai, sehingga pada saat pemanggilan fungsi dapat langsung digunakan untuk mengisikan sebuah ekspresi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar